September 25, 2026

Dua Tahun Prabowo-Gibran Perkuat Kelas Menengah lewat Lapangan Kerja Formal

0
imagesqtbnANd9GcSXe7zw8kf7XWF_pQt1DrQmM0-Q-rFb-R8prShLlkSd8-LAVsdnNLtahX4s10

Jakarta – Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, penguatan investasi dan penciptaan lapangan kerja formal menjadi bagian penting dalam menjaga daya tahan kelas menengah. Arah tersebut dinilai menjadi salah satu cara agar pertumbuhan ekonomi dapat memberikan manfaat yang semakin luas kepada masyarakat._x000D__x000D_Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Fithra Faisal mengatakan struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai menunjukkan perubahan dengan investasi yang semakin berperan menopang perekonomian._x000D__x000D_“Kita sudah ada perubahan struktur yang tadinya fokus ke konsumsi sekarang bergerak ke investasi. Dari kuartal IV tahun 2025 hingga kuartal I dan II 2026 tumbuh positif,” ujar Fithra._x000D__x000D_Menurutnya, potensi investasi dari sejumlah negara juga masih besar. Namun, investasi yang masuk perlu diarahkan agar mampu menciptakan pertumbuhan yang inklusif sekaligus memperluas kesempatan kerja._x000D__x000D_Fithra menilai penguatan kelas menengah akan lebih efektif melalui terbukanya pekerjaan produktif di sektor formal._x000D__x000D_“Cara membantu middle class bukan memberikan bansos, itu akan menghilangkan martabatnya, tetapi memberikan kesempatan kerja di sektor formal. Industrialisasi tujuannya menciptakan ruang kerja di sektor formal itu,” katanya._x000D__x000D_Sementara itu, Pakar Ekonomi Universitas Indonesia, Prof. Telisa Falianty menilai kondisi makroekonomi Indonesia relatif terjaga di tengah gejolak global. Pertumbuhan ekonomi tetap berada di kisaran 5 persen, inflasi lebih terkendali, serta tingkat pengangguran menunjukkan tren penurunan._x000D__x000D_Menurut Telisa, kebijakan pemerintah juga telah bergerak ke arah penciptaan lapangan kerja dan investasi. Tantangan berikutnya adalah memastikan manfaat kebijakan tersebut semakin terasa di tingkat masyarakat._x000D__x000D_“Kelas menengah sedang dipikirkan oleh pemerintah bagaimana stimulusnya, kelompok ini yang semakin terhimpit dari guncangan geopolitik. PR kita bagaimana kebijakan dirasakan oleh kelas menengah, agar in this economy kita bisa menciptakan optimisme dan trust tapi harus ada kerja bersama,” ujarnya._x000D__x000D_Ia menambahkan, pemerintah perlu terus memperkuat pengawasan di lapangan, kemudahan memperoleh pekerjaan, pelatihan tenaga kerja, serta memberantas pungutan liar yang dapat menghambat investasi dan UMKM._x000D__x000D_Penguatan investasi yang disertai perluasan lapangan kerja formal diharapkan semakin memperluas kesempatan kerja, menjaga daya beli masyarakat, serta memperkuat daya tahan kelas menengah sebagai salah satu penopang perekonomian nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *