Oktober 27, 2026

Sumpah Pemuda, Tokoh Adat Ajak Pemuda Papua Jaga Persatuan dan Kesatuan

0
F-KIRI-RUMANSARA

BIAK — Momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bagi generasi muda Papua untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, melestarikan adat istiadat, serta berperan aktif dalam pembangunan daerah. Tokoh adat dan masyarakat mengajak pemuda Papua menjaga kerukunan, memperkuat semangat nasionalisme, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Biak Numfor, David Rumansara, mengatakan Sumpah Pemuda tidak seharusnya dipandang sebatas peringatan tahunan. Menurut dia, momentum tersebut perlu menjadi pengingat atas perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

David menekankan bahwa pemuda Papua memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan melalui partisipasi aktif di berbagai bidang. Generasi muda diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan dengan mengembangkan potensi diri, menjaga nilai-nilai budaya, dan membangun hubungan harmonis di tengah masyarakat.

“Pemuda Papua harus menjadi motor penggerak persatuan, menjaga adat istiadat, dan mengambil bagian dalam pembangunan. Semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Tokoh adat Mananwir-Er Beba Ronsumbre, Nehemia Ronsumbre, juga mengingatkan pentingnya kesiapan generasi muda menghadapi tantangan perkembangan zaman. Menurut dia, pemuda perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi, khususnya yang beredar melalui media sosial, agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Nehemia mendorong pemuda Papua menggunakan teknologi secara bijaksana, meningkatkan kualitas diri, serta memanfaatkan kesempatan pendidikan dan pengembangan keterampilan untuk mendukung kemajuan daerah. Ia menilai pelestarian adat dan budaya dapat berjalan beriringan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sementara itu, tokoh agama dan masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, Kirenius Telenggen, mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban demi kelancaran pembangunan di Papua Tengah.

Menurut Kirenius, situasi yang aman dan kondusif membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, hingga aparat keamanan. Setiap persoalan, kata dia, perlu diselesaikan melalui komunikasi dan pendekatan damai dengan mengutamakan kepentingan bersama.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan dukungan seluruh masyarakat. Mari kita bersama-sama menjaga daerah agar tetap aman dan damai demi kelanjutan pembangunan,” kata Kirenius.

Ia berharap semangat Sumpah Pemuda mendorong generasi muda Papua untuk memperkuat persaudaraan, menghargai keberagaman, dan berpartisipasi dalam pembangunan. Dengan menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta mengedepankan dialog, pemuda Papua diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan daerah yang damai, maju, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *