Mei 31, 2026

Peringatan Hari Lahir Pancasila Bangkitkan Semangat Nasionalisme Generasi Papua

0
150231.941-wamendagri-soroti-tantangan-data-kependudukan-oap-papua-di-wilayah-terpencil-1

JAYAPURA – Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat nasionalisme generasi Papua. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dinilai menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus yang berintegritas, cinta tanah air, serta siap berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.

Semangat tersebut tercermin dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan di Papua untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Salah satunya dilakukan oleh Barisan Merah Putih (BMP) Kota Jayapura yang mengunjungi SD Negeri Koya Koso di Distrik Muara Tami. Dalam kegiatan tersebut, para siswa menerima bantuan alat tulis dan buku sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini.

Sekretaris Barisan Merah Putih Kota Jayapura, Reynold Tjoe, mengatakan bahwa pendidikan karakter harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pendidikan. Menurutnya, generasi muda Papua perlu dibekali semangat belajar yang tinggi serta pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai Pancasila agar mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Adik-adik yang masih duduk di bangku sekolah dasar harus tetap rajin belajar dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. Merah Putih menjadi dasar dan panutan yang harus dipegang serta dijunjung tinggi oleh generasi muda sebagai bekal untuk masa depan,” ujar Reynold Tjoe.
“Besar harapan agar anak-anak Papua kelak mampu meraih prestasi yang lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Buku tulis dan bolpoin yang diberikan mungkin sederhana, tetapi dapat menjadi bekal yang sangat berharga dalam perjalanan pendidikan mereka,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, menegaskan bahwa Papua memiliki posisi strategis dalam perjalanan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, pembangunan di Papua harus terus didorong secara inklusif dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda sebagai penerus pembangunan.

“Papua harus maju dan modern, tetapi tetap menjaga identitas, nilai, dan jati diri masyarakatnya. Pembangunan yang berkelanjutan harus melibatkan masyarakat adat sebagai subjek utama sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas,” ujar Ribka.

Momentum Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bahwa kemajuan Papua tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Dengan semangat Pancasila yang terus ditanamkan sejak dini, generasi muda Papua diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang unggul, berkarakter, serta mampu membawa Papua semakin maju dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *