Januari 21, 2026

Ketegasan Aparat Jaga Keamanan Papua, Tokoh Masyarakat Dukung Penindakan OPM

0
WhatsApp-Image-2026-01-19-at-18.26.32

PAPUA – Upaya pemerintah dalam menjaga keamanan dan melindungi masyarakat Papua terus mendapat dukungan dari berbagai elemen, termasuk tokoh masyarakat setempat. Ketegasan aparat keamanan dalam menindak kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) dinilai sebagai langkah penting untuk memastikan warga Papua dapat menjalani kehidupan secara aman, damai, dan produktif.

Tokoh masyarakat Papua, Martinus Kasuay, menegaskan bahwa kehadiran negara melalui TNI dan Polri merupakan bentuk perlindungan nyata terhadap masyarakat sipil. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah aparat yang menjalankan tugasnya secara tegas dan bertanggung jawab.

“Kami sebagai tokoh masyarakat di Papua mendukung tindakan pihak keamanan terhadap mereka yang melakukan perbuatan tidak manusiawi dan meresahkan masyarakat sipil. Ketegasan ini penting agar masyarakat Papua dapat hidup tenang dan damai di tanahnya sendiri,” ujar Martinus.

Menurutnya, konsistensi aparat dalam menjaga keamanan akan berdampak langsung pada meningkatnya kesejahteraan dan stabilitas sosial di Papua. Ia juga berharap penegakan hukum yang dilakukan dapat memberikan efek jera sekaligus mencegah terulangnya gangguan keamanan di masa depan.

Komitmen aparat keamanan juga tercermin dalam keberhasilan TNI menyelamatkan 18 karyawan PT Freeport Indonesia yang sempat terjebak di Pos Tower 270, Distrik Tembagapura, Kabupaten Timika, Papua Tengah. Operasi tersebut dilaksanakan secara profesional melalui perencanaan matang dan penguasaan medan yang menantang.

Kepala Bidang Penerangan Umum Puspen TNI, Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi, menyampaikan bahwa operasi tersebut merupakan wujud kesiapsiagaan TNI dalam melindungi warga dan objek vital nasional. “Pergerakan pasukan dilakukan secara terukur dan senyap demi memastikan seluruh pekerja dapat dievakuasi dengan aman,” jelasnya.

Selain itu, TNI juga berhasil mengamankan wilayah Kampung Soanggama, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, dari aktivitas kelompok bersenjata. Komandan Satgas Media Koops Habema, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, memastikan situasi di wilayah tersebut berjalan kondusif pasca-operasi.

“Pasca-penindakan, masyarakat tidak mengungsi dan justru menyambut positif kehadiran TNI. Tokoh adat dan kepala kampung mendukung penuh penguatan keamanan demi menjaga stabilitas wilayah,” ujar Iwan.

Langkah tegas aparat keamanan ini dipandang sebagai bagian dari strategi nasional yang komprehensif, yakni menghadirkan rasa aman sekaligus mendukung percepatan pembangunan di Papua. Dengan situasi keamanan yang terjaga, pemerintah optimistis program pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rakyat dapat berjalan optimal.

Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera, sejalan dengan aspirasi mayoritas masyarakat Papua yang mendambakan kehidupan tanpa rasa takut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *