BanyumasPost

Hilal Manual Carane Kang Daplun

  • Reporter:
  • Slasa, 6 Juni 2017 | 10:51
  • / 11 Ramadhan 1438
  • Dibaca : 83 kali
Hilal Manual Carane Kang Daplun
ilustrasi Hilal

Saya ini ya sebenarnya wong bodho, tapi saya bisa koh nentukaken kapan datangnya hari raya bada.

Pokoke nggak usah nganggo tropong jarak jauh, dengan metode yang saya warahkan, rika langsung bisa praktek. Tidak nggugu kan?

Pertama, salah siji tanda-tanda akan segera bada adalah jenggelek melek, rika krungu suwara-suwara sing moninya lu-gue-lu-gue.

Itu jane bukan suarane wong Jakarta, tapi suarane tanggane rika sing telaknya kecengklak kukus kenalpot Jakarta.

Makanya, rika jangan gumun, nanti kalau sudah seminggu di sini dan dompetenya sudah oblok-oblok, bakalan ngomongnya nyong-koe-nyong-koe lagi.

Kedua, bada akan segera datang manakala pasar-pasar sudah susah diboek.

Rika yang biasanya tuku kinang, mbako mbali, krewedan, jeroan dan sebagainya, sekarang tidak bisa sambil jiglong lagi. Rika harus wani songkol-songkolan dengan pembeli lainnya.

Suasana itu akan lebih lengkap dengan ambon-ambon yang ora memper bacinnya. Perpaduan antara ambunya got pasar, iwak banyu dan aroma keleknya yang pada liwat. Termasuk keleknya rika yang amit-amit bangernya.

Ketiga, bada akan segera datang ketika sudah banyak bakul semangka yang njeprah turut dalan. Biasanya bakul-bakul itu menawarkan rega yang murah dengan sample yang legi.

Tapi, bareng desigar neng umah, jan rasanya tidak petha nggramet, tidak legi blas! Ini kejadian memilukan dari tahun ke tahun yang pemrentah saja tidak saged ngatasi blas.

Keempat, datangnya badan ditandai dengan banyaknya botol wadhah wedang galak (miras), plastik bekas bungkus cihuy (ciu), dan kulit kacang asin sebagai sogokannya.

Sampah-sampah tidak berpancasila itu tergeletak di aben kalen-kalen, gubug-gubug dan brug-brug yang rubuh.

Sebagai menungsa sing selalu berpikir positif, saya yakin itu adalah pekerjaan orang Amerika dan Eropa yang ngeburkan runtah dari pesawat. Tujuannya khusus nggo menjelekkan citra lebaran yang suci di Negara ini.

Demikian sobat, tandha-tandha datangnya bada menurut versi saya sebagi wong bodho. Itu semua hanya guyon, rika jangan mecicil-mecicil kaya belis ngibing begitu lah.

 

Kita semua kan sodara mbok?
Saya Daplun, saya Indonesia, saya melu bada.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

  • ©2017 BanyumasPost

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional